HEAD TO HEAD 6 Laga Persib Bandung vs Semen Padang

HEAD TO HEAD 6 Laga Persib Bandung vs Semen Padang

HEAD TO HEAD 6 Laga Persib Bandung vs Semen Padang

WWW.MAUNGBANDUNG.COM – Semen Padang bisa jadi adalah salah satu lawan tersulit yang dihadapi PERSIB di jagat sepakbola Indonesia. Meskipun Persib kerap menempatkan Semen Padang bukan pesaing sebanding dengan mereka, tapi realitanya, tim asal Sumatera Barat ini kerap menjadi sandungan bagi Persib.

Setidaknya BERITA PERSIB mencatat, hal itu terlihat dalam enam pertemuan terakhir kedua tim sejak musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/11. Tak ada laga yang mudah bagi Persib setiap menghadapi Semen Padang, walau dalam laga kandang sekalipun. Meski begitu, rivalitas antara kedua tim tidaklah menyolok, atau selalu dalam tensi tinggi.

Kedua tim selalu terlihat saling hormat. Dan pertandingan kedua tim umumnya berlangsung dalam koridor sportivitas dan fair play yang terjaga. Begitupun antara suporter kedua tim, juga terlihat mesra dan tak pernah ada permasalahan.

Head To Head 6 Laga Persib Bandung vs Semen Padang

Nah, jelang duel kedua tim di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (25/7) Live di SCTV mulai pukul 19.30 ini, Goal Indonesia mencoba menjemput kembali histori dan memori laga kedua tim dalam lima tahun terakhir. Berikut ulasannya:

Persib 1-1 Semen Padang

ISL 2010/11, Stadion Siliwangi, 9 Februari 2011

Semen Padang datang ke Bandung dengan bekal sangat minor, yakni kekalahan 5-0 dari tuan rumah Sriwijaya FC empat hari sebelumnya. Namun, motivasi yang ditanamkan pelatih Nilmaizar membuat Semen Padang yang merupakan tim promosi di ISL, bisa bangkit dalam pertandingan yang berlangsung tanpa penonton tersebut.

Bahkan, Semen Padang sempat unggul lebih dulu pada menit ke-13′ melalui bek asing asal Kamerun David Pagbe. Persib berpeluang menyamakan skor melalui titik penalti di akhir babak pertama, namun penalti Pablo Frances gagal. Beruntung, Frances membayar kegagalannya dengan gol penyama Persib pada menit ke-47′.

Semen Padang 1-1 Persib

ISL 2010/11, Stadion H. Agus Salim, 5 Maret 2011

Inilah salah satu laga paling ketat antara kedua tim. Semen Padang sebagai tuan rumah sangat diunggulkan, sebagai tim yang sedang menduduki peringkat kedua klasemen sementara. Sedangkan Persib menduduki posisi ke-11. Walau begitu, tak mudah bagi Semen Padang menembus pertahanan Persib, apalagi mencetak gol.

Satu jam lebih pertandingan, skor masih imbang tanpa gol. Namun, pada menit ke-75′ pendukung Semen Padang terdiam. Itu ketika pemain Persib asal Jepang Matsunaga Shohei dengan brilian menaklukan kiper Jandia Eka Putra. Persib pun sepertinya akan menang, tapi pada menit ke-93′ kemenangan itu buyar. Kegagalan kiper Markus Haris Maulana menepis bola menciptakan kemelut di depan gawang Persib, dan dimanfaatkan Vendry Mofu untuk menyamakankan skor 1-1.

Persib 1-1 Semen Padang

IPL 2011/12, Si Jalak Harupat, 15 Oktober 2011

Inilah laga yang statusnya tak jelas, dan terjadi di tengah konflik PSSI dan KPSI waktu itu. Judulnya semula adalah laga pembuka kompetisi resmi Indonesia Premier League (IPL) bentukan PSSI. Namun, sikap Persib yang “mendua” soal kompetisi, akhirnya laga ini hanya menjadi laga formalitas belaka. Ujungnya kedua tim memang berpisah kompetisi. Semen Padang memilih IPL sebagai kompetisi resmi, sementara Persib Bergabung dengan ISL milik KPSI.

Namun laga sendiri tetap berlangsung sengit. Semen Padang yang masih ditangani Nilmaizar memang menjadi lawan yang sulit bagi Persib. Semen Padang unggul lebih dulu melalui gol Mustofa Aji pada menit ke-72′. Tapi, Persib mampu menyamakan kedudukan melalui penalti Miljan Radovic, dua menit kemudian. Itu setelah bek Tommy Rifka Putra dianggap wasit melakukan pelanggaran terhadap Radovic.

Persib 1-2 Semen Padang

ISL 2014, Stadion Si Jalak Harupat, 16 Februari 2014

Persib sangat diunggulkan bakal menang mudah dalam laga ini. Karena Semen Padang yang baru kembali ke pentas ISL, baru saja ditinggalkan banyak pemain andalannya. Sebut saja Edward Wilson Junior, Ellie Aiboy, Titus Bonai, dan Vendry Mofu. Dan di laga sebelumnya, Semen Padang baru saja dipermak Persija Jakarta 2-0 di SUGBK. Belum lagi, gelandang Yu Hyun koo absen karena kartu merah saat lawan Persija.

Namun, pelatih Semen Padang Jafri Sastra dengan cerdas mampu memberikan strategi yang pas untuk timnya. Tanpa disangka Kabau Sirah mampu membuat Bobotoh terdiam dan unggul dua gol lebih dulu. Menit ke-16′ gawang I Made Wirawan dibocorkan Hendra Bayauw, dan ditambah gol bunuh diri Supardi Nasir pada menit ke-52′. Gol hiburan Persib lahir dari kaki Djibril Coulibaly pada menit ke-93.

Semen Padang 3-1 Persib

ISL 2014, Stadion H. Agus Salim, 15 Agustus 2014

Persib datang ke Padang dengan ambisi membalas kekalahan leg pertama di kandang sendiri. Namun, bukannya berhasil membalas kekalahan, justru kekalahan kembali menghampiri skuat Djadjang Nurdjaman. Bahkan dengan skor lebih telak, 3-1. Sebaliknya bagi Semen Padang, kemenangan dalam laga ini membuat mereka memastikan tiket lolos ke babak delapan besar.

Bintang Semen Padang, Esteban Vizcarra mencetak dua gol dalam laga ini pada menit ke-33′ dan 68′. M. Nur Iskandar melengkapi pada menit ke-71. Gol Persib dihasilkan Abdul Rahman di masa injury time babak pertama. Sebagai mantan pemain Semen Padang, tak ada selebrasi gol dari Abdul Rahman. Selain itu, Semen Padang satu-satunya tim yang bisa mengalahkan Persib dua kali di laga kandang maupun tandang pada ISL 2014.

Persib 1-0 Semen Padang

ISL 2015, Stadion Si Jalak Harupat, 4 April 2015

Tak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir dengan Semen Padang, membuat Persib Bandung benar-benar berambisi menaklukan Semen Padang dalam laga pembuka ISL 2015 ini. Apalagi dua kekalahan dari tim asal Sumbar di ISL 2014, sedikit merusak status juara yang disandang Persib. Tak ada lagi Jafri Sastra di bench Semen Padang dan sudah berganti dengan Nilmaizar, tak mengurangi hasrat Persib melibas tim Kabau Sirah.

Di lapangan, Persib langsung tancap gas menggeber serangan, dan mereka pun langsung memetik hasilnya. Pada menit ke-18′, Muhammad Ridwan sudah menjebol gawang Jandia Eka Putra. Tapi hanya satu gol itu yang tercipta oleh Persib, dan itu sudah cukup menghentikan catatan negatif Persib yang tak pernah bisa menang atas Semen Padang dalam lima pertemuan terakhir. Sayangnya laga ini diwarnai insiden lampu tiba-tiba padam di stadion, saat laga tinggal tiga menit. Setelah terhenti 30 menit, tak ada gol tercipta di sisa waktu.

Sumber : fourfourtwo.com

Loading...

Leave a Reply