Posisi Klasmen Persib Bandung Pasca Dipaksa Imbang 1-1 Barito Putera

Uji Konsistensi Persib Bandung Di Laga Lawan PSM Makasar 29/10/2016

Posisi Klasmen Persib Bandung Pasca Dipaksa Imbang 1-1 Barito Putera

www.maungbandung.com – Hasil Pertandingan PERSIB BANDUNG pada putaran kedua Indonesia Soccer Championship 2016 masih terus berlanjut kurang memuaskan, terutama di dalam upaya perbaiki rekor tandang yang tak pernah menang.

Maung Bandung kembali gagal meraih kemenangan tandang setelah ditahan imbang Barito Putera 1-1 pada laga tandang ke-8 putaran kedua kompetisi di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu 4 Desember 2016.

Hasil imbang itu merupakan yang ketiga kali pada pertandingan tandang. Lima laga lainnya berakhir tragis dengan kekalahan.

Persib sebenarnya nyaris menang di Banjarmasin. Maung Bandung mendapatkan hadiah penalti pada awal laga dan unggul berkat eksekusi Vladimir Vujovic menit ke-5. Sialnya, pasukan Djadjang Nurdjaman gagal membendung agresivitas tuan rumah yang terus meningkat dan memuncak dengan gol indah hasil tembakan lob Yongki Ariwibowo pada menit ke-71.

“Walaupun target kemenangan gagal dicapai, namun satu poin tetap perlu disyukuri. Respek untuk Barito yang bermain bagus dan bisa mendominasi terutama pada babak kedua. Walaupun kecewa, tapi ini (imbang) hasil yang adil,” ujar Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman pada sesi konferensi pers seusai pertandingan.

Dia mengatakan, skenario permainan Persib hanya berjalan pada babak pertama. Target mencetak gol cepat bisa direalisasikan dan distribusi bola bisa dikuasai dengan mengendalikan ritme pertandingan.

Namun, intensitas dan kecepatan permainan Laskar Antasari yang terus meningkat membuat kontrol Persib hanya terjadi pada 35 menit babak pertama.

Selanjutnya, Maung Bandung kewalahan menghadapi gempuran bergelombang Adam Alis dan kawan-kawan.

“Intensitas permainan mereka meningkat dan juga lebih sabar. Kondisi diperparah karena kesalahan sepele yang justru menjadi gol. Posisi Yongki jauh dari gawang kami. Seharusnya gol seperti itu tidak boleh terjadi,” kata Djadjang.

Persib memang berhasil mencetak gol cepat pada awal pertandingan. Penalti didapatkan Persib saat laga baru memasuki menit ke-3. Pemain sayap Febri Hariyadi yang bisa menguasai umpan terobosan Marcos Flores sudah berhasil melewati kiper di dalam kotak penalti. Namun, Febri terjatuh dijegal kiper Barito Imam. Wasit Nusur Fadilah tanpa ragu menunjuk titik putih sekaligus mengacungkan kartu kuning kepada Imam.

Vladimir yang maju sebagai algojo dengan tenang mengirim bola ke pojok kanan gawang. Gol keenam Vlado di ISC itu membuat Barito tampil lebih agresif untuk mengejar ketinggalan.

Permainan babak pertama laga pekan ke-32 Indonesia Soccer Championship itupun berjalan dalam tempo cukup cepat. Barito tampil menggebu-gebu, namun sering terburu-buru dengan melepas tembakan-tembakan spekulasi yang tidak akurat.

Sebaliknya, Persib tampil cukup tenang dan bisa mengendalikan tempo. Maung Bandung juga lebih efektif dan berbahaya saat menyerang balik.

Peluang emas didapatkan Tantan pada menit ke-29. Menerima umpan terobosan Marcos Flores, Tantan tinggal berhadapan dengan kiper di sisi kanan dalam kotak penalti Barito Putera.

Sialnya, tembakan jarak dekat penyerang asal Lembang itu masih bisa diblok kiper Barito Putera.

Momen itu adalah peluang terbaik terakhir yang didapatkan Persib di laga itu. Babak kedua murni menjadi milik Barito Putera.

Tim asuhan Yunan Helmi itu tampil terus menekan dengan kecepatan dan intensitas tinggi. Mereka berhasil melepas lima tembakan akurat ke gawang Muhammad Natshir.

Dua ancaman krusial bisa digagalkan oleh Natshir, yakni sundulan Luis Carlos Junior pada menit ke-50 dan tembakan keras Agi Pratama empat menit kemudian. Namun, jala gawang Persib akhirnya bergetar oleh tembakan pemain yang baru masuk menit ke-68, Yongki Ariwibowo.

Baru dua menit berkeliaran di lapangan, Yongki membuat gol indah yang menyelamatkan timnya dari kekalahan. Menerima umpan jauh dari kiper, Yongki lepas dari kawalan Vujovic dan meneruskan bola dengan sebuah tembakan lob dari luar kotak penalti. Natshir yang kadung maju sudah berada dalam posisi salah. Tangannya tak bisa membendung bola yang melaju parabolik menerjang gawang.

“Untung Vlado saat itu tidak menyundul bola. Bola jatuh ke saya dan tanpa pikir panjang saya langsung menendang bola ke gawang. Saya bersyukur bisa mencetak gol yang membuat Barito tidak kalah,” kata Yongki.

Pelatih Barito Putera Yunan Helmi mengatakan, menahan tim sebesar Persib Bandung dengan komposisi mayoritas pemain muda merupakan pencapaian yang positif harus diapresiasi. Dia menilai, kemampuan lepas dari tekanan dan terung meningkatkan intensitas permainan menjadi kunci keberhasilan menahan Maung Bandung.

“Pada babak pertama permainan, kami gagal berkembang, ritme tidak bagus, dan lebih banyak ditekan. Mungkin itu dipengaruhi usia pemain kami yang masih muda, enam mantan pemain PON dan satu dari tim U-21 tapi syukur performa bisa terus membaik. Bisa bermain seperti ini melawan tim sebesar Persib adalah hasil positif,” kata Yunan.

Hasil imbang itu membuat posisi kedua tim naik satu strip pada klasemen ISC 2016. Persib Bandung berada di posisi 7 dengan 48 poin dari 31 laga. Sementara itu, Barito Putera beranjak ke peringkat 16. Namun BERITA PERSIB Bandung Terbaru mencatat, posisi kedua tim masih berpotensi kembali melorot lantaran belum semua tim rampung melakoni laga pekan ke-32.

Loading...

Leave a Reply