Pro Kontra Jelang El Classico Persib Vs Persija di TSC A 2016

Pro Kontra Jelang El Classico Persib Vs Persija di TSC A 2016

Pro Kontra Jelang El Classico Persib Vs Persija di TSC A 2016

www.maungbandung.com – Pihak PT. Gelora Trisula Semesta selaku operator kompetisi TSC 2016 memberi rekomendasi supaya tim tandang tidak membawa suporter dalam duel Persib kontra Persija. Imbauan itu mengacu dari keinginan pihak kepolisian serta Ridwan Kamil yang mengizinkan The Jakmania bertamu ke Bandung 16 Juli mendatang.

Pro Kontra Jelang El Classico Persib Vs Persija di TSC A 2016

Berita Persib Terbaru mencatat bahwa Kedua kelompok suporter antara Bobotoh dalam hal ini Viking dengan suporter Persija The Jackmania memang dikenal punya rivalitas tinggi dan sejarah buruk karena perselisihan itu sampai memakan korban jiwa.

Manajer Persib, Umuh Muchtar pun mengatakan dirinya sudah membuat perjanjian tidak tertulis dengan pihak Persija. Intinya mereka sepakat untuk tidak membawa suporter bertandang demi mencegah terjadinya potensi kericuhan. Sehingga dia tidak keberatan jika harus mengikuti instruksi dari PT. GTS yang ingin setiap laga berjalan aman dan lancar.

“Saya sudah bilang sama Ferry Paulus kalau Persib lawan Persija kalau di Bandung The Jak ga datang, kalau di Jakarta bobotoh ga datang. Secara lisan sudah bilang dan sudah berkali-kali kayak gini aman ga ada masalah‬,” tegas Umuh di Mess Persib, Rabu (22/6).
‪Jika keinginan Walikota Bandung itu harus dipaksakan, Umuh tidak bisa berbuat banyak. Namun dia tidak mau bertanggung jawab andai ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi di stadion GBLA. Menurutnya pihak-pihak yang ingin mengizinkan The Jak datang ke Kota Kembang harus lebih dulu berkomunikasi dengan bobotoh supaya tidak ada perbedaan persepsi.

“Itu terserah kan ada keputusan dari bobotoh. Korlap bobotoh juga harunya dilibatkan jangan cuma libatkan satu pihak saja. Ketemukan, kemarin kan yang diundang menyaksikan datang ke rumah kapolda cuma ada The Jak,”‬ ungkapnya.


Info Persib Terbaru melaporkan Umuh sendiri menyebut dirinya amat menginginkan kedua belah pihak yang berseteru bisa segera damai. Namun perdamainan itu dibutuhkan proses dan dilakukan secara bertahap, bukan lewat aksi instan memperbolehkan pendukung rival datang tanpa koordinasi.

Dalam pertemuan Ridwan Kamil dengan The Jak pun menurutnya Bobotoh perlu dilibatkan., untuk membicarakan masalah kesiapan atau antisipasi yang harus disiapkan di awal agar supaya tidak terjadi gesekan nantinya.

“Kalau saya harap cepet damai, tapi apa siap? Jadi diserahkan sepenuhnya kepada bobotoh di Bandung. Bobotoh dan The Jak pertemukan, kemarin itu prakasa walikota harusnya dilibatkan bobotoh‬,” tukasnya.

Loading...

Leave a Reply