SVD Ungkap Kronologi Kontroversi Hadiah Kartu Merahnya

SVD Ungkap Kronologi Kontroversi Hadiah Kartu Merahnya

SVD Ungkap Kronologi Kontroversi Hadiah Kartu Merahnya

www.maungbandung.comPEMAIN PERSIB, Sergio van Dijk, kecewa karena ia dipastikan tidak bisa tampil saat tim Maung Bandung menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-23 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, Rabu (12/10/2016). Pasalnya, striker naturalisasi itu terkena kartu merah saat Persib dijamu Madura United (8/10/2016).

Sergio diganjar kartu merah bersama kiper Madura United, Joko Ribowo, saat keduanya berbenturan mengejar bola. “Sudah pasti saya kecewa karena tidak bisa main di pertandingan selanjutnya. Saya juga kecewa menerima kartu merah di pertandingan kemarin,” ujar Sergio, Minggu (9/10/2016) setiba di Bandung.

Situasi ketika itu, kata Sergio, sebenarnya biasa saja. Dua pemain 50-50 untuk mengejar bola, namun kaki kiper Madura United lah yang membuatnya kecewa.

“Tekel saya dari sisi itu biasa saja tapi kaki kiper yang saya anggap tidak biasa. Itu yang membuat saya sedikit marah. Tapi, ini sudah keputusan wasit mau bagaimana lagi. Kalau hanya memberi kartu merah ke kiper saja, saya kira tidak mungkin, jadi wasit memberi kartu ke saya juga,” ucap Sergio.

Bahkan, lanjut Sergio, dirinya tidak mengerti dengan upaya kiper Madura United yang menangkap bola tapi kakinya ke depan dan menerjang badannya. “Saya terluka, beruntung tidak cedera parah, tekel itu terlalu kasar, saya tidak suka. Mudah-mudahan di masa depan tidak terjadi lagi,” ujar pemain bernomor punggung 33 ini.

Diakui Sergio untuk BERITA PERSIB hampir setiap pekan dalam pengamatannya, selalu saja ada pemain di pentas sepak bola Indonesia yang kurang menghormati sesama pemain.

“Saya juga tidak mengerti, seperti minggu kemarin saat Persib melawan Persiba Persiba Balikpapan, ada satu tekel di pinggir lapangan ke Zulham Zamrun, itu seharusnya tidak terjadi. Semua pemain cari kehidupan di sepak bola, jadi harus saling menghormati. Kalau ada pemain bagus cedera parah, tentu susah untuk tim Indonesia itu karena kompetisi muaranya ke timnas,” ungkapnya.

Loading...

Leave a Reply